Rosim Nyerupa Minta Kapolres dan Dandim Way Kanan Diganti

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 21 Maret 2025 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rosim Nyerupa Koordinator Serikat Mahasiswa dan Pemuda Lampung

Rosim Nyerupa Koordinator Serikat Mahasiswa dan Pemuda Lampung

KOMPASTUNTAS.COM – Rosim Nyerupa Koordinator Serikat Mahasiswa dan Pemuda Lampung, mendesak agar Kapolri dan Panglima TNI mengevaluasi Kapolres dan Dandim Way Kanan setelah insiden tewasnya tiga anggota Polri saat menjalankan tugas.

Insiden tersebut terjadi saat Kepolisian setempat melakukan penggerebekan judi sabung ayam yang diduga kuat melibatkan oknum anggota TNI didesa Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan.

Rosim mengungkapkan bahwa kejadian ini mencerminkan adanya pembiaran terhadap praktik perjudian sabung ayam yang telah berlangsung selama empat tahun di wilayah tersebut, yang dikenal dengan nama “Letter S.”

Ia menilai, Pimpinan kepolisian maupun TNI kabupaten setempat telah gagal melakukan pengawasan yang memadai terhadap kegiatan ilegal ini.

“Polri memiliki Bhabinkamtibmas yang seharusnya menjadi ujung tombak dalam mencegah dan memberantas masalah perjudian di masyarakat desa. Mereka memiliki peran penting dalam mengidentifikasi dan melaporkan aktivitas yang mencurigakan, termasuk perjudian. Pasti Bhabinkamtibmas sudah mengetahui dan melaporkan hal ini kepada atasannya,” ujar Rosim.

Baca Juga :  Laskar Lampung “Gugat” Ketegasan Kapolda: Tambang Ilegal, Dari Lubang Tanah ke Jejak Uang

Selain itu, Rosim juga menyoroti peran Intelijen Polri yang memiliki tugas untuk melakukan penyelidikan dan pengamanan.

Ia meyakini bahwa Intelijen Polres Way Kanan seharusnya sudah mengetahui adanya praktik perjudian tersebut yang dilaporkan dengan Kapolres.

Ia juga menekankan bahwa TNI memiliki Bhabinsa yang seharusnya menjadi mata dan telinga bagi aparat keamanan di tingkat masyarakat.

“Jika lokasi sabung ayam tersebut diduga melibatkan atau dilindungi oleh oknum aparat, mengapa Kapolres setempat tidak melakukan pendekatan dengan Dandim Way Kanan ?. Harusnya mereka bisa duduk bersama dan menyelesaikan masalah ini. Bahkan, Kapolres bisa melaporkan hal ini kepada Kapolda Lampung jika tidak bisa ditangani, Kan Kapolda bisa saja koordinasi dengan Danrem. Barang mustahil Kapolres Way Kanan tidak mengetahui adanya judi Sabung Ayam tersebut.” tambahnya.

Rosim menegaskan bahwa koordinasi antar pimpinan TNI dan Polri di tingkat kabupaten seharusnya lebih baik. Ia percaya bahwa jika koordinasi berjalan lancar, insiden yang merenggut nyawa petugas tersebut bisa saja dicegah.

Baca Juga :  Pelangi Anak Indonesia Ceriakan Panggung Budaya Lampung Fest 2025

“Koordinasi antar pimpinan sangat penting. Tidak cukup hanya mengandalkan petugas di garis terdepan, Kapolres dan Dandim harus duduk bersama, menyatukan pemikiran, dan mengambil kebijakan untuk memberantas oknum-oknum yang melindungi kegiatan perjudian di wilayah mereka,” tegas Rosim.

Rosim juga mengingatkan bahwa dalam penanganan masalah ini, risiko pergerakan petugas harus dipertimbangkan dengan matang. Terlebih lagi jika ada oknum TNI yang terlibat, yang dapat memicu benturan antara aparat. Tapi sayang mereka lemah dan lalai.

“Oleh karena itu, Kota minta agar Kapolres dan Dandim Way Kanan diganti. Kami juga mempertanyakan ada apa kedua oknum tersebut belum ditetapkan jadi tersangka? Sedangkan barang bukti dan saksi ada yang melihat mereka yang menembak.” Tutup Rosim Nyerupa. ***

Berita Terkait

Keseruan Color Run HUT Bandar Lampung, Rayakan Keberagaman Lewat Lari 5 Kilometer
Living Plaza Rajabasa, Kota yang Dibangun atau Kota yang Perlahan Dikorbankan?
Tertidur, Ironi Kursi Empuk di Hari Jadi Bandar Lampung
Gelar Aksi Demo, Aliansi Mahasiswa Lampung Gaungkan 8 Tuntutan Rakyat
Persiapan Capai 80 Persen, Lampung Siap Sambut Delegasi 11 Provinsi di Rakernas PJ91
Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel
Germasi Bongkar Dugaan Penyimpangan Dana Desa Pekon Sinar Jaya Uang Rakyat Diduga Lenyap, Aparat Diminta Bertindak Tegas
Dari Premanisme ke Narkoba: Jejak Rekam HIPMI di Lampung Kembali Terkuak
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:48 WIB

Keseruan Color Run HUT Bandar Lampung, Rayakan Keberagaman Lewat Lari 5 Kilometer

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:34 WIB

Living Plaza Rajabasa, Kota yang Dibangun atau Kota yang Perlahan Dikorbankan?

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:27 WIB

Tertidur, Ironi Kursi Empuk di Hari Jadi Bandar Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 18:28 WIB

Gelar Aksi Demo, Aliansi Mahasiswa Lampung Gaungkan 8 Tuntutan Rakyat

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:15 WIB

Persiapan Capai 80 Persen, Lampung Siap Sambut Delegasi 11 Provinsi di Rakernas PJ91

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com